Menu Close

Amankah Mandi Menggunakan Shower Puff?

shower puff

Mandi merupakan rutinitas wajib yang tidak boleh dilewatkan. Dengan mandi, Anda dapat membersihkan seluruh kotoran dan bakteri yang menempel di permukaan kulit. Selain itu, mandi juga dapat meningkatkan suasana hati setelah beraktivitas seharian. Tentu, Anda membutuhkan produk pembersih badan sebelum melakukan rutinitas mandi, salah satunya shower puff

Shower puff merupakan alat yang digunakan untuk membersihkan tubuh. Alasan banyak orang memakai produk ini yaitu agar kotoran di kulit cepat terangkat dan dapat menjangkau ke seluruh tubuh, terutama bagian punggung. Namun, ternyata menggunakan shower puff dapat mengakibatkan dampak buruk bagi kesehatan kulit Anda.

Bahaya Menggunakan Shower Puff

Shower puff memang dapat menghasilkan busa yang melimpah pada sabun yang Anda gunakan. Selain itu, menggunakan shower puff dinilai dapat membersihkan seluruh tubuh, terlebih di daerah lipatan dan yang sulit dijangkau. Namun, menggunakan shower puff setiap hari ternyata dapat merusak kulit Anda. Berikut ini beberapa dampak menggunakan shower puff yang perlu Anda ketahui.

  1. Mengganggu regenerasi kulit

Shower puff terbuat dari bahan plastik dan memiliki tekstur yang agak kasar. Hal itu yang membuat shower puff efektif mengangkat debu dan kotoran yang menempel di kulit. Namun, menggosokkan shower puff pada kulit Anda setiap hari dapat mengikis lapisan kulit luar Anda, sehingga dapat mengganggu pertumbuhan lapisan kulit baru.

  1. Menimbulkan iritasi pada kulit

Saat mandi, kotoran tubuh Anda akan terangkat oleh zat-zat dari sabun yang Anda gunakan, apalagi jika sabun yang digunakan memiliki pH tinggi. Hal ini dapat mengangkat minyak alami kulit Anda. Jika Anda menggabungkan penggunaan sabun mandi dan shower puff tentu akan membuat kulit Anda semakin kering. Apalagi shower puff bertekstur kasar sehingga mengikis lapisan luar epidermis.

  1. Menyimpan banyak bakteri

Bentuk shower puff yang berlapis-lapis ternyata dapat menjadi sarang tumbuhnya bakteri, salah satunya bakteri Pseudomonas aeruginosa. Hal ini karena shower puff dibiarkan semalaman di ruangan yang lembap seperti kamar mandi. 

Penggunaan shower puff yang lembap dan tidak higienis justru bisa menimbulkan iritasi dan kemerahan pada kulit. Bahkan bisa menimbulkan keputihan pada wanita. Sebagai gantinya, Anda dapat menggunakan sabun eksfoliasi yang dapat mengangkat sel-sel kulit mati dan kotoran secara efektif. Gunakan sabun eksfoliasi 2 kali dalam seminggu agar hasil optimal.

  1. Mencemari lingkungan

Shower puff dijual dengan berbagai macam warna sesuai dengan kesukaan Anda. Sayangnya, produk pembersih badan yang satu ini terbuat dari bahan sintetis semacam plastik. Saat Anda membuangnya, shower puff akan sulit diurai, sehingga dapat mencemari lingkungan air dan tanah.

Alternatif Pengganti Shower Puff

Ternyata shower puff justru memiliki banyak kekurangan jika dibandingkan dengan manfaat yang diperoleh. Oleh karena itu, akan lebih baik Anda beralih menggunakan sabun batang berbahan alami. Dengan menggunakan sabun, tubuh Anda jauh lebih bersih tanpa khawatir kulit iritasi. 

Sebagai alternatif pengganti shower puff, Anda dapat menggunakan sabun eksfoliasi berbahan alami dengan formulasi butiran scrub. Dengan demikian, kotoran, minyak, dan sel-sel kulit mati dapat terangkat secara maksimal. Namun, penggunaan sabun eksfoliasi ini juga harus dibatasi, yaitu 2-3 kali dalam seminggu. Hal ini karena kulit Anda perlu beregenerasi agar tumbuh sel-sel kulit baru yang lebih sehat.

Jika Anda tetap memilih menggunakan shower puff, Anda perlu menjaga kebersihan agar shower puff tetap higienis. Setelah mandi, cuci bersih shower puff  kemudian keringkan di bawah sinar matahari agar cepat kering dan membunuh bakteri. Pastikan shower puff benar-benar kering sebelum diangkat dan digunakan kembali. Akan lebih baik Anda mengganti shower puff setiap 3 minggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *